Sosialisasi Vaksinasi COVID-19 pada Lintas Sektor Puskesmas Sinar Baru

Pada Senin 1 Februari 2021, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia Bangka Belitung melakukan sosialisasi kepada lintas sektor di Wilayah Kerja Puskesmas Sinar Baru mengenai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang akan segera dilakukan untuk masyarakat. Saat ini vaksinasi COVID-19 baru saja diberikan kepada tenaga kesehatan. Berikutnya vaksinasi akan menyasar sektor pelayan publik dan selanjutnya umum untuk masyarakat. Vaksin yang akan digunakan yaitu merk Sinovac. Sinovac sendiri merupakan vaksin pabrikan Cina yang diformulasikan dari inactivated virus atau virus utuh yang sudah dimatikan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), metode ini sudah terbukti manjur dan telah digunakan dalam pengembangan vaksin lain seperti flu dan polio. 

Vaksin merk Sinovac sendiri sudah melalui uji coba klinis oleh BPOM. Vaksinasi ini dapat diberikan kepada usia produktif 18-60 tahun atau usia lansia diatas 60 tahun keatas dengan tidak ada penyakit komorbid berat. Masyarakat yang memiliki komorbid dapat melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis sebelum melakukan vaksinasi. Umumnya screening yang akan dilakukan oleh tenaga kesehatan saat akan divaksin yaitu tekanan darah harus dibawah 180/110 mmHg, suhu tubuh harus normal dan beberapa pertanyaan terkait riwayat kesehatan.

Selain uji klinis yang telah BPOM lakukan, vaksin COVID-19 juga telah mengantong fatwa halal dari MUI yaitu Fatwa MUI No 02 Tahun 2021. Dalam proses penetapan halal terhadap vaksin ini bahwa dalam pengawasan pembuatan vaksin di pabrik Sinovac di Beijing, Cina, tidak ada bahan atau proses yang tidak halal. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melalui Bagian Kesehatan Masarakat, Promosi Kesehatan, dan P2P mengajak serta masyarakat untuk menerima dengan baik program vaksinasi yag telah pemerintah sediakan. Program ini juga sebagai upaya bersama untuk mencegah peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia. "Vaksin sudah diuji aman oleh BPOM, MUI juga sudah mengeluarkan fatwa MUI, jadi tidak ada alasan untuk menolak vaksinasi ini, mari sama-sama kita jaga diri, keluarga dan sekitar kita dari Covid-19 ini" tutur Anggia Murni selaku Kabid Kesehatan Masyarakat.

 

Bagian Postingan Ini

Komenetar (0)

Tinggalkan komentar